Thursday, October 29, 2015

TUGAS 2 Psikologi Manajemen



A.    Pengorganisasian Struktur Manajemen
Organisasi adalah sekelompok orang (dua orang ataupun lebih) yang secara formal dipersatukan dalam suatu kerjasama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.
1.      Struktur organisasi
Pengertian struktur organisasi menurut para tokoh :
a)      Struktur organisasi dapat diartikan sebagai kerangka kerja formal organisasi yang dengan kerangka kerja itu tugas-tugas pekerjaan dibagi-bagi, dikelompokkan, dan dikoordinasikan (Robbins dan Coulter, 2007:284). 
b)      Struktur organisasi didefinisikan sebagai mekanisme-mekanisme formal dengan mana organisasi dikelolah (Handoko, 2003:169). 
c)      Struktur organisasi adalah pola formal mengelompokkan orang dan pekerjaan (Gibson dkk, 2002:9). 
d)     Struktur organisasi yaitu menggambarkan tipe organisasi, pendepartemenan organisasi, kedudukan dan jenis wewenang pejabat, bidang dan hubungan Universitas Sumatera Utara pekerjaan, garis perintah dan tanggungjawab, rentang kendali dan sistem pimpinan organisasi (Hasibuan, 2004:128). 
Struktur organisasi adalah suatu susunan komponen-komponen atau unit-unit kerja dalam sebuah organisasi. Struktur organisasi menunjukan bahwa adanya pembagian kerja dan bagaimana fungsi atau kegiatan-kegiatan berbeda yang dikoordinasikan. Dan selain itu struktur organisasi juga menunjukkan mengenai spesialisasi-spesialisasi dari pekerjaan, saluran perintah maupun penyampaian laporan.



2.      Pengorganisasian sebagai Fungsi Manajemen
Pengorganisasian sebagai fungsi dari manajemen, meliputi :
a.       Organisasi Formal
Organisasi formal adalah kumpulan dari dua orang atau lebih yang mengikatkan diri dengan suatu tujuan bersama secara sadar serta dengan hubungan kerja yang rasional.
Contoh : Perseroan terbatas, Sekolah, Negara, dan lain sebagainya.
b.      Organisasi Informal
Organisasi informal adalah kumpulan dari dua orang atau lebih yang telibat pada suatu aktifitas serta tujuan bersama yang tidak disadari. Contoh : Arisan ibu-ibu sekampung, belajar bersama anak-anak sd, kemping ke gunung pangrango rame-rame dengan teman, dan lain-lain.
Salah satu bagian penting organisasi adalah pengelompokkan informal dan hubungan-hubungan pribadi yang dapat lebih berpengaruh dibanding dengan hubungan formal seperti yang ditunjukkan bagan organisasi.
Argiyris mengemukakan empat bidang utama dimana bidang organisasi formal dan informal berbeda :
a.       Organisasi Informal
Hubungan-hubungan antar pribadi. Hubungan-hubungan antar pribadi didalam organisasi formal digambarkan jelas, sedangkan dalam organisasi informal tergantung pada kebutuhan-kebutuhan mereka.
b.      Kepemimpinan.
Para pemimpin dirancang dan ditentukan dalam formal serta muncul dan dipilih dalam informal.
c.       Pengendalian perilaku.
Organisasi formal mengendalikan perilaku karyawan melalui penghargaan dan hukuman, sedangkan kelompok informal mengendalikan para anggota dengan pemenuhan kebutuhan.
d.      Ketergantungan.
Karena kapasitas pemimpin formal terletak pada penghargaan dan hukuman, bawahan-bawahan lebih tergantung dari pada para anggota suatu kelompok informal.

Walaupun ada perbedaan tersebut adalah suatu kesalahan bila menganggap kelompok formal dan informal sebagai dua kesatuan organisasi yang terpisah. Keduanya hidup bersama dan tidak dapat dipisahkan setiap organisasi formal selalu mempunyai organisasi informal dan setiap organisasi informal brkembang dalam berbagai tinkatan formal.


3.      Bentuk Struktur Organisasi 
a.       Struktur Organisasi Fungsional
·         Orang-orang dikelompokkan ke dalam departemen – departemen menurut kesamaan keterampilan dan aktivitas-aktivitas kerja.
·         Organisasi fungsional adalah suatu organisasi dimana wewenang dari pimpinan tertinggi dilimpahkan kepada kepala bagian yang mempunyai jabatan fungsional untuk dikerjakan kepada para pelaksana yang mempunyai keahlian khusus. Struktur organisasi fungsional diciptakan oleh F.W.Taylor.
Ciri-ciri struktur organisasi fungsional:
·         Organisasi kecil
·         Di dalamnya terdapat kelompok-kelompok kerja staff ahli
·         Spesialisasi dalam pelaksanaan tugas
·         Target yang hendak dicapai jelas dan pasti
·         Pengawasan dilakukan secara ketat
·         Tidak menjamin adanya kesatuan perintah
·         Hemat waktu karena mengerjakan pekerjaan yang sama

Keunggulan struktur organisasi fungsional :
·         Penggunaan sumberdaya yang efisien, skala ekonomis
·         Spesialisasi keterampilan yang mendalam dan pengembangan
·         Kemajuan karier dalam departemen fungsional
·         Panduan dan pengendalian dari manajemen Puncak
·         Koordinasi yang luar biasa dalam fungsi-fungsi
·         Pemecahan masalah teknikal yang berkualitas

Kelemahan struktur organisasi fungsional :
·         Komunikasi lintas departemen fungsional yang buruk
·         Tanggapan lambat yang diberikan pada perubahan lingkungan, ketinggalan inovasi
·         Keputusan terkonsentrasi pada hirarki puncak, menciptakan penundaan
·         Tanggung jawab bagi masalah yang muncul sulit ditunjukkan secara tepat
·         Pandangan terbatas mengenai sasaran organisasi dari pada karyawan
·         Pelatihan manajemen umum yang terbatas bagi karyawan
Contoh kasus :
Sebuah tempat penerbitan buku


Sebuah toko penerbitan buku memiliki struktur organisasi fungsional karna didalamnya manajer memiliki tanggung jawab pada suatu bagian fungsional perusahaan. Berikut contoh bagan dari dari perusaan penerbit buku.
Dari bagan diatas terlihat jelas bagaimana manajer yang memimpin sebuah perusahaan tersebut. Yang dimana manajer pun dibantu oleh supervisior yang bertugas sebagai supervisi terhadap para staf pelaksanaan rutinitas aktivitas bisnis perusahaan sehari-hari. Disini supervisior tidak membuat kebijakan hanya saja menerjemahkan ataumeneruskan kebijakan atasan kepada bawahan untuk bekerja secara efektif dan produktif. Selain itu ada sekretaris yang bertugas sebagai penerima surat, membuka surat, menerima tamu, menerima telpon, dan menyusun atau membuat jadwal kegiatan. Setelah sekretaris ada yang namnya administrasi. Administrasi melaksanakan kegiatan pelayanan kantor dan fasilitas perkantoran yang dibutuhkan demi kelancaran operasional perusahaan. Editor bertugas hanya sebagai pelaku pengeditan atau penyuntingan naskah. Proofreader adalah orany yang bekerja untuk membaca ulang teks, disini dialah yang menyeleksi atau mengoreksi setiap kesalahan dalam penulisan. Penulis adalah orang yang bekerja membaca ulang teks untuk emndeteksi dan mengoreksi kesalahan dalam menulis. Desain sampun orang yang mendesain cover untuk sebuah buku yang akan dibuat. 

b.      Struktur Organisasi Divisional
Departemen dikelompokkan ke dalam divisi mandiri terpisah berdasarkan pada kesamaan produk, program, atau daerah geografis. Perbedaan keterampilan merupakan dasar departementalisasi, dan bukannya kesamaan keterampilan

Keunggulan struktur organisasi divisional :
·         Cepat tanggap, fleksibilitas pada lingkungan yang tidak stabil
·         Memperhatikan kebutuhan konsumen
·         Koordinasi yang luar biasa lintas departemen fungsional
·         Pembebanan tanggung jawab yang jelas bagi permasalahan produk
·         Penekanan terhadap keseluruhan produk dan tujuan divisional
·         Pengembangan keterampilan manajemen umum
Kelemahan struktur organisasi divisional :
·         Duplikasi sumberdaya lintas divisi
·         Kurang pendalaman teknis dan spesialisasi dalam divisi-divisi
·         Koordinasi yang buruk lintas divisi
·         Kurangnya kendali sumberdaya menajemen puncak
·         Kompetesi untuk sumberdaya perusahaan
·         Memungkinkan berkembangnya persaingan disfungsional antar sumber daya organisasi dan konflik antara tugas-tugas & prioritas-prioritas.
·         Kepentingan divisi mungkin ditempatkan di atas kepentingan organisasi secara keseluruhan.
·         Kebijakan divisi tidak konsisten dengan kebijakan divisi lain maupun dengan kebijakan organisasi.
·         Timbulnya masalah dalam alokasi sumber daya dan distribusi biaya-biaya perusahaan.
Contoh perusahaan yang menggunakan struktur divisional, yaitu:
      Wal-Mart Stores, Inc , yang merupakan perusahaan Amerika Serikat yang mengoperasikan jaringandepartment store. Menurut Fortune Global 500 2008, Wal-Mart adalah perusahaan publik terbesar di dunia berdasarkan pendapatan. Perusahaan ini menggunakan struktur divisional dimana ketika mengembangkan berbagai produk baru dalam industri dan pasar yang berbeda, biasanya perusahaan mengubah strukturnya menjadi struktur organisasi yang terdiri dari beberapa divisi. Tiap-tiap divisi dapat beroperasi sendiri-sendiri dibawah pengarahan seorang manajer divisi yang bertanggungjawab langsung kepada CEO. Dalam struktur organisasi divisional, manajer divisi dapat mengembangkan strategi untuk masing-masing divisinya dan mungkin saja mereka menghadapi persaingan yang berbeda dengan divisi lainnya sehingga strategi yang ditempuh mungkin juga berbeda dengan divisi lainnya.

Contoh bagan struktur fungsional dan divisional



Referensi :
http://infodanpengertian.blogspot.co.id/2015/04/pengertian-struktur-organisasi-menurut.html



B.     Actuating dalam Manajemen
1.      Pengertian Actuating
George R. Terry (1986) mengemukakan bahwa actuating merupakan usaha menggerakkan anggota-anggota kelompok sedemikian rupa hingga mereka berkeinginan dan berusaha untuk mencapai sasaran perusahaan dan sasaran anggota-anggota perusahaan tersebut oleh karena para anggota itu juga ingin mencapai sasaran-sasaran tersebut.
Actuating adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran yang sesuai dengan perencanaan manejerial dan usaha-usaha organisasi. Jadi actuating artinya menggerakkan orang-orang agar mau bekerja dengan sendirinya atau dengan kesadaran secara bersama-sama untuk mencapai tujuan dikehendaki secara efektif. Dalam hal ini yang dibutuhkan adalah kepemimpinan.
Actuating adalah Pelaksanaan untuk bekerja. Untuk melaksanakan secara fisik kegiatan dari aktivitas tesebut, maka manajer mengambil tindakan-tindakannya kearah itu. Seperti : Leadership (pimpinan), perintah, komunikasi dan conseling (nasehat).
2.      Pentingnya actuating dalam manajemen
Fungsi actuating lebih menekankan pada kegiatan yang berhubungan langsung dengan orang-orang dalam organisasi. Perencanaan dan pengorganisasian yang baik kurang berarti bila tidak diikuti dengan penggerakan seluruh potensi sumber daya manusia dan nonmanusia pada pelaksanaan tugas. Semua sumber daya manusia yang ada harus dioptimalkan untuk mencapai visi, misi dan program kerja organisasi. Setiap SDM harus bekerja sesuai dengan tugas, fungsi dan peran, keahlian dan kompetensi masing-masing SDM untuk mencapai visi, misi dan program kerja organisasi yang telah ditetapkan. 
3.      Prinsip –prinsip dalam Actuating
Menurut Kurniawan (2009) prinsip-prinsip dalam penggerakan/actuating antara lain:
ü  Memperlakukan pegawai dengan sebaik-baiknya
ü  Mendorong pertumbuhan dan perkembangan manusia
ü  Menanamkan pada manusia keinginan untuk melebihi
ü  Menghargai hasil yang baik dan sempurna
ü  Mengusahakan adanya keadilan tanpa pilih kasih
ü  Memberikan kesempatan yang tepat dan bantuan yang cukup
ü  Memberikan dorongan untuk mengembangkan potensi dirinya

Referensi



Wednesday, September 30, 2015

TUGAS 1 Psikologi Manajemen

§  Apa itu manajemen ?

Manajemen berasal dari kata dalam bahasa Inggris “management” yang berasal dari kata ” to manage” yang berarti “Mengurus atau tata laksana”.
      Sehingga Manajemen merupakan bagaimana cara mengatur , membingbing serta memimpin semua orang yang menjadi bawahannya agar usaha yang dikerjakan dapat mencapai suatu tujuan.
Sedangkan manajemen menurut para ahli adalah :
ü  James A. F. Stoner
      Manajemen diartikan bahwa sebagai proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan dan pengawasan upaya (usaha-usaha) anggota organisasi serta menggunakan semua sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

ü  George R. Terry (1994).
manajemen Pada buku dengan judul “Principles of Management” memberikan definisi bahwa: “Manajemen merupakan suatu proses yang membedakan atas perencanaan, pengorganisasian, penggerakkan pelaksanaan serta pengawasan, dengan memanfaatkan baik ilmu maupun seni, agar dapat menyelesaikan tujuan yang ditetapkan sebelumnya” (Dayat, n.d,p.6).

ü  Ensiclopedia of The Social Sciences.
Manajemen diartikan bahwa sebagai proses pelaksanaan suatu tujuan tertentu yang diselenggarakan serta diarvasi.

ü  Harold Koontz & O’ Donnel
Manajemen pada bukunya yang berjudul “Principles of Management” , “Manajemen merupakan berhubungan dengan pencapaian tujuan yang dilakukan melalui orang lain”(Dayat, n.d,p.6).


§  Apa itu Kepemimpinan ?

Kartini Kartono (1994 : 48)
Kepemimpinan itu karakternya khas, spesifik, dibutuhkan pada satu situasi tertentu. Sebab didalam sebuah kelompok yang melakukan kegiatan-kegiatan tertentu & memiliki sebuah tujuan serta berbagai macam peralatan yang khusus. Pemimpin sebuah kelompok dengan ciri-ciri yang karakteristik adalah fungsi dari situasi tertentu.

George R. Terry
Kepemimpinan merupakan suatu hubungan yang ada didalam diri seseorang atau pemimpin dan mempengaruhi orang lain agar mau bekerja dengan sadar dalam hubungan tugas agar tercapainya sebuah tujuan yang diinginkan.

Menurut Young (dalam Kartono, 2003) 
Pengertian Kepemimpinan yaitu bentuk dominasi yang didasari atas kemampuan pribadi yang sanggup mendorong atau mengajak orang lain untuk berbuat sesuatu yang berdasarkan penerimaan oleh kelompoknya, dan memiliki keahlian khusus yang tepat bagi situasi yang khusus.

Moejiono (2002) memandang bahwa leadership tersebut sebenarnya sebagai akibat pengaruh satu arah, karena pemimpin mungkin memiliki kualitas-kualitas tertentu yang membedakan dirinya dengan pengikutnya. Para ahli teori sukarela (compliance induction theorist) cenderung memandang leadership sebagai pemaksaan atau pendesakan pengaruh secara tidak langsung dan sebagai sarana untuk membentuk kelompok sesuai dengan keinginan pemimpin (Moejiono, 2002).

Dari beberapa definisi diatas dapat disimpulkan bahwa kepemimpnan merupakan kemampuan mempengaruhi orang lain, bawahan atau kelompok, kemampuan mengarahkan tingkah laku bawahan atau kelompok, memiliki kemampuan atau keahlian khusus dalam bidang yang diinginkan oleh kelompoknya, untuk mencapai tujuan organisasi atau kelompok.

§  Apa itu perencanaan (planning) ?
Definisi perencanaan dikemukakan oleh Erly Suandy (2001:2) sebagai berikut :
“Secara umum perencanaan merupakan proses penentuan tujuan organisasi (perusahaan) dan kemudian menyajikan (mengartikulasikan) dengan jelas strategi-strategi (program), taktik-taktik (tata cara pelaksanaan program) dan operasi (tindakan) yang diperlukan untuk menc“apai tujuan perusahaan secara menyeluruh.”

      Definisi perencanaan tersebut menjelaskan bahwa perencanaan merupakan suatu proses untuk mencapai tujuan perusahaan secara menyeluruh. Perencanaan menggunakan beberapa aspek yakni :
1.      Penentuan tujuan yang akan dicapai.
2.      Memilih dan menentukan cara yang akan ditempuh untuk mencapai tujuan atas dasar alternatif yang dipilih.
3.      Usaha-usaha atau langkah-langkah yang ditempuh untuk mencapai tujuan atas dasar alternative yang dipilih.


§  Langkah – langkah untuk menyusun perencanaan ?
1.      Merumuskan Misi dan Tujuan.
Usaha sistematis formal untuk menggariskan wujud utama dari perusahaan , sasaran-sasaran, kebijakan-kebijakan dan strategi untuk mencapai sasaran-sasaran dan wujud utama perusahaan yang bersangkutan.

2.      Memahami Keadaan Saat ini.
Perencanaan menyangkut jangkauan masa depan dari keputusan-keputusan yang dibuat sekarang, untuk mengenal sistematis peluang dan ancaman dimasa mendatang. Dengan pilihan langkah-langkah yang tepat akan lebih menguntungkan perusahaan. Meliputi jangka pendek dan sampai jangka panjang.
3.      Mempertimbangkan faktor pendukung dan penghambat tercapainya Tujuan.
Segala kemudahan dan kemungkinan hambatan dalam usaha mencapai tujuan perlu sedini mungkin diidentifikasi, agar persiapan dapat dilakukan. Disatu pihak perusahaan dapat meraih kemudahan dan manfaat optimal dengan kesempatan yang tersedia.

4.      Menyusun rencana Kegiatan untuk mencapai Tujuan.

Tujuan dapat dicapai dengan beberapa cara, diantaranya adalah :
a)      Menyusun berbagai alternatif kebijaksanaan dan tindakan-tindakan yang mungkin dapat dipilih.
b)      Menilai dan membandingkan untung rugi setiap alternatif kegiatan kebijakan.
c)      Memilih dan menetapkan suatu alternatif yang paling cocok dan baik diantara alternatif-alternatif lain.
Perencanaan Strategik ( Strategik Planning/ Corporate Planning ) merupakan bagian terpenting dari manajemen strategik dan dapat dianggap sebagai pilar sentral manajemen strategik.

§  Manfaat dari perencanaan ?
1.      Dengan adanya perencanaan, maka pelaksanaan kegiatan dapat diusahakan dengan efektif dan efisien.
2.      Dapat mengatakan bahwa tujuan yang telah ditetapkan tersebut, dapat dicapai dan dapat dilakukan koreksi atas penyimpangan-penyimpangan yang timbul seawal mungkin.
3.      Dapat mengidentifikasi hambatan-hambatan yang timbul dengan mengatasi hambatan dan ancaman.
4.      Dapat menghindari adanya kegiatan petumbuhan dan perubahan yang tidak terarah dan terkontrol.
5.      Menghemat pemanfaatan sumber daya organisasi.
6.      Alat memudahkan dalam berkoordinasi dengan pihak terkait.
7.      Membuat tujuan lebih khusus, terperinci dan lebih mudah dipahami.
8.      Meminimumkan pekerjaan yang tidak pasti, dan
9.      Menghemat waktu, usaha dan dana.


§  Jenis-jenis perencanaan ?

Ada beberapa macam perencanaan yang ditinjau dari beberapa segi,yaitu:

a.      Jenis perencanaan menurut prosesnya :
1.      Policy Planning, suatu rencana yang memuat kebijakan kebijakan saja, tentang garis besar atau pokok dan bersifat umum. Mengenai apa dan bagaimana melaksanakan kebijakanitu tidak dirumuskan. Contohnya ada pada GBHN.
2.      Program Planning, merupakan perincian dan penjelasan daripada policy planning. Dalam perencanaan ini biasanya memuat, hal-hal berikut: (a) Ikhtisar tugas-tugas yang harus dikerjakan. (b) Sumber-sumber dan bahan-bahan yang dapat digunakan. (c) Biaya, personalia, situasi dan kondisi pekerjaan. (d) Prosedur kerja yang harus dipatuhi. (e) Struktur organisasi yang harus dipenuhi
3.      Operational Planning (perencanaan kerja), yakni suatu perencanaan yang memuat hal- hal yang bersifat teknis seperticara-cara pelaksanaan tugas agar berhasil mencapai tujuanyang lebih tinggi. Hal-hal yang seringkali dimuat dalamperencanaan ini adalah: Analisa daripada program perencanaan (a) Penetapan prosedur kerja. (b) Metode-metode kerja. (c) Tenaga-tenaga pelaksana. (d) Waktu, dan sebagainya

b.      Jenis perencanaan menurut jangka waktunya :
1.      Long Range Planning, yaitu perencanaan jangka panjang yangdalam pelaksanaannya membutuhkan waktu lebih dari tigatahun
2.      Intermediate Planning, yaitu perencanaan jangka menengahyang waktu pelaksanaanya membutuhkan waktu antara 1hingga tiga tahun
3.      Short Range Planning, yaitu perencanaan jangka pendek yangpelaksanaannya membutuhkan waktu kurang dari 1 tahun

c.       Jenis perencanaan menurut wilayah pelaksanaannya :
1.      National Planning, yakni rencana yang diperuntukkan bagiseluruh wilayah Negara
2.      Regional Planning, yakni rencana untuk suatu daerah
3.      Local Planning, yakni rencana untuk suatu daerah yang sangatterbatas.

d.      Jenis perencanaan menurut penggunaannya :
1.      Single Use Planning, yaitu suatu perencanaan hanya untuksekali pakai saja. Dalam artian jika rencana tersebut telahtercapai, maka tidak akan digunakan lagi
2.      Repeats Planning, yaitu perencanaan yang dipakai secaraberulang-ulang, walaupun sudah dilaksanakan berkali-kali

e.      Jenis perencanaan dilihat dari segi luasnya usaha kegiatan :
1.      General Planning, suatu rencana yang dibuat secara garis besardan menyeluruh untuk kegiatan kerja sama yang lebih luas.Misalnya rencana Kepala Bidang Kanwil untuk satu tahunpelajaran
2.      Special (Concentrated) Planning, suatu rencana mengenaikeegiatan khusus, misalnya perencanaan yang dilakukan olehkepala sekolah untuk mengatasi kesulitan belajar dikela IPA
Perencanaan telah diterapkan pada semua jenis kegiatan dan sesungguhnya terdapat berbagai jenis perencanaan. Beberapa rencana meliputi: kegiatan yang sangat luas, sedangkan ada juga yang meliputi kegiatan terbatas saja, ada yang semata-mata meliputi pertimbangan operasional, sedangkan yang lain menitik beratkan pada pelaksanaan, biaya,kualitas atau unsur-unsur penting lainnya.

§  Buat perencanaan dalam organisasi ?

Organisasi yang saya miliki adalah karang taruna dilingkungan masyarakat RW perumahan tempat saya tinggal. Berhubung saya generasi muda maka saya mengikuti organisasi ini. Karang taruna merupakan organisasi social wadah untuk mengembangan generasi muda yang tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran dan tanggung jawab social dari, oleh dan untuk masyarakat diwilayah RW/desa/kelurahan. Jadi karang taruna diurus dan dikelola oleh generasi muda dan untuk kepentingan generasi muda dan masyarakat diwilayah RW/desa/kelurahan.

Karang taruna sendiri memiliki tujuan agar generasi muda  dapat tumbuh dan berkembang, memiliki kesadaran, tanggung jawab social  untuk mencegah, menanggulangi dan mengantisipasi berbagai masalah social. Terbentuknya jiwa dan semangat kejuangan generasi muda warga karang taruna yang terampil dan berkepribadian serta mengembangkan potensi, kemampuan dan berpengetahuan. Terjalinnya kerjasama dan toleransi antara generasi muda dan mewujudkan kesejahteraan social bagi masyarakat. Untuk mewujudkan tujuan dari organisasi karang taruna ini kita generasi muda mengadakan program-program kerja yang melibatkan warga sekitar lingkungan rumah tempat kita tinggal.

Tapi mewujudkan tujuan dari karang taruna ini juga tidak mudah, banyak hambatan-hambatan yang terjadi karena memang karang taruna dilingkungan saya masih terhitung baru jadi belum semua anggota pemuda ikut bergabung dan yang sudah bergabung juga masih suka jarang hadir ketika sedang diadakan rapat, kendala lainnya juga terhambat didana ketika ingin mengadakan acara, banyak anggota juga yang kubu-kubuan maka dari itu kita harus mulai memperbaikin hambatan-hambatan yang terjadi.

Agar organisasi ini tidak berhenti ditengah jalan maka kita benahi dengan memperbaiki apa saja yang menjadi penghambat dalam organisasi ini. Ketika kita ingin mengadakan rapat maka kita harus mengirim undangan kepada seluruh pemuda agar mereka benar-benar yakin jika di lingkungan mereka itu ada karang taruna, kita juga membuat program-program kerja, jika ingin mengadakan acara untuk dana kita harus mempunyai banyak opsi agar dana dapat terealisir karena karang taruna kita juga masih baru maka jika misalnya RW tidak menurunkan dana maka kita coba untuk membuat proposal ke PT untuk menetralisir anggaran dana dan bias juga tambahan dari uang kas, dan memperbaiki semua system yang ada diorganisasi ini karena disini kita masih baru dan harus terus belajar, berdoa dan berusaha. Semoga saja kedepannya karang taruna dilingkungan tempat saya tinggal dapat maju dan berkembang sampai penerus-penerus generasi muda selanjutnya dan dapat lebih membantu untuk mensejahterakan masyarakat sekitar. Amin


Sumber :